Sebaris Kata Sebelum Gelap


Ini bukan surat. Hanya pesan singkat dari layar ponsel yang hampir mati seperti tenagaku menahan rindu. Jika sempat terbaca, semoga kamu tahu bahwa aku masih mencintaimu.


Semoga kamu selalu menemukan cinta, meski bukan dariku yang kini tak bisa berada di sisimu. Aku tahu, jarak ini sunyi dan kadang terasa terlalu luas untuk dijangkau dengan kata atau rindu. Tapi aku berharap, di sela-sela sepi yang kamu lewati, kamu tetap bisa merasakan hangatnya cinta meski samar, meski hanya seperti bayanganku yang mungkin mulai pudar dalam ingatanmu.

Semoga kamu menemukannya dalam matahari yang terbit perlahan, dalam malam yang lengang dengan bulan menggantung pasrah, dalam angin pagi yang menggigit pelan, atau dalam segelas minuman yang biasa kamu nikmati sendirian. Karena aku tidak bisa berada di sana untuk mencintaimu secara langsung, aku hanya bisa menitipkannya pada hal-hal kecil di sekitarmu.

Aku juga berharap cinta tumbuh dalam dirimu cinta yang lembut, yang bertahan, meski banyak hal terasa menjauh. Cinta yang tidak memaksa, tapi tetap ada. Aku hanya ingin kamu tahu meski tak bisa menggenggam tanganmu, cinta ini belum pergi. Ia hanya belajar diam di tempat yang jauh, menunggu waktu, dan berharap kamu masih percaya.

Komentar

  1. Semoga langkahmu selalu disertai bahagia dan keselamatan🌻

    BalasHapus
  2. Waduhh gawat nih tuanku sudah mulai merindu lagi😐

    BalasHapus
  3. Hai, kamu apa kabar? Aku masih sering kangen sama kamu, masih inget hal hal lucu sama kamu, senyum manis yang selalu ada dikamu, even though you hurt him a lot huhu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bapak saya juga bayar pajak om