Di kau


Dikau adalah ciptaan yang hampir sempurna,

Di tengah malam yang sunyi,

Langit bergemuruh,

Aku tetap terjaga memikirkan dikau.

 

Setiap kupandangi handphone ku,

Dikau selalu hadir dalam ingatanku,

Entah, aku merasa sedang dihantui,

Apa yang telah dikau perbuat terhadapku.

 

Apakah dikau juga merasakannya,

Setiap rintik yang jatuh membasahi,

Kuselipkan sebuah rindu yang menggebu,

Berharap dikau datang dan membalas rinduku.


Tapi, semua itu hanya pikiran belaka ku,

Semoga dikau selalu disertai bahagia,

Biarlah aku yang menanggung kepedihan ini,

Aku mengikhlaskan dikau di dalam bait-bait 

puisi ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bapak saya juga bayar pajak om