Ia yang jauh


Di ujung cakrawala, kau melangkah pergi,

Meninggalkan jejak dalam sunyi hati.

Waktu memisahkan, jarak membentang,

Namun bayangmu tetap menghantui malam.


Kau bagaikan bintang yang jauh berkilau,

Cahaya harap yang takkan pernah padam.

Setiap detik berlari, kenangan menyapa,

Rindu ini mengikat, tak bisa terlepas.


Di dalam angin, aku mendengar namamu,

Di antara senja, ada kisah kita berdua.

Meski jauh, kau tetap ada di sini,

Dalam setiap doa, dalam setiap hati.


Semoga suatu hari, jalan kita bersua,

Menembus jarak, menantang rasa.

Hingga saat itu, aku akan menanti,

Kau, yang jauh, namun selalu di sini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bapak saya juga bayar pajak om